BANJARNEGARA – menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjarnegara data jumlah penduduk Kabupaten Banjarnegara, bertempat di ruang rapat Bupati, Kamis (21/1/2021). Kepala BPS) Kabupaten Banjarnegara, Ratna Setyowati S.Si,MT,MA mengatakan, data tersebut berdasarkan Sensus penduduk yang dilakukan pada tahun 2020.
Dari data tersebut bisa dipastikan bahwa jumlah laki-laki di banjarngara lebih banyak dari jumlah perempuan di banjarnegara. itu artinya jumlah laki laki lebih banyak 16.345 orang.
Tercatat, total jumlah penduduk Kabupaten Banjarnegara pada tahun
2020 adalah 1.017.767 jiwa dengan perincian laki-laki 517.056 jiwa dan
perempuan 500.711 jiwa.
Lebih lanjut Ratna Setiawati suka menyampaikan jumlah penduduk Jawa Tengah yang mencapai 36. 516.035 jiwa.
“Untuk Jawa Tengah sesuai data sensus penduduk 2020 jumlah penduduk mencapai 36,52 juta jiwa. Dibandingkan dengan sensus 2010 jumlah penduduk Jawa Tengah mengalami penambahan sekitar 4,1 juta jiwa atau rata-rata 400.000 setiap tahun,” ungkap Ratna.
Adapun komposisi menurut generasi diperinci menjadi 6 kategori. Kategori pre Boomer (lahir sebelum tahun 1945) 2.44%, baby Boomer (lahir tahun 1946 – 1964), 14.8%. Generasi X (lahir tahun 1965-1980), 22.53%, generasi milenial (lahir tahun 1981-1996) 24.93%, generasi Z (lahir tahun 1997-2012) 23.31%, post generasi Z (lahir 2013 dan seterusnya) 10,61%.
Raka menjelaskan bahwa Kabupaten Banjarnegara termasuk Jawa Tengah masih dalam Masa bonus demografi karena 70,60 % penduduknya masih berada di usia produktif atau berusia 15 hingga 64 tahun.
” Namun di sisi lain seiring angka umur harapan hidup yang semakin meningkat persentase penduduk lansia juga mengalami peningkatan. Jadi Banjarnegara akan memasuki era aging population yaitu ketika persentase penduduk usia 60 tahun ke atas mencapai 10 persen ke atas,” imbuhnya.
Rilis tersebut disampaikan bersamaan dengan rilis bersama Badan Pusat Statistik yang disampaikan melalui video conference secara nasional. Hadir pada acara tersebut antara lain Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Sekda Indarto, dan jajaran pejabat pemerintah Kabupaten Banjarnegara. ***(mjp)
Tak Perlu khawatir tentang jodoh diluar daerah atau dimanapun tetap sama, asalkan kita memilih dan merawat pasangan kita dengan baik, maka jarak bukanlah halangan.
dan mari kita sukseskan agar menghindari pernikahan dibawah umur, dan jangan berganti-ganti pasangan. agar masyarakat banjarnegara tetap sehat, dan produktif.
siapapun jodohmu sayangilah dan cintailah dia karena, dia yang menjadi pasangan kita telah dibesarkan oleh kedua orang tua dia yang senantiasa memberikan apapun yang terbaik bagi anaknya. Jangan Sia-siakan titipan dan kepercayaan yang telah diberikan kepadamu.
Banjarnegara Gayeng!